Kebijakan & Kode Etik Perusahaan

Kebijakan Perusahaan

Manajemen Risiko

Proses manajemen risiko berlangsung melalui tahapan-tahapan berikut:

  1. Identifikasi risiko dengan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal. 
  2. Analisis dan evaluasi yang berkesinambungan dan tepat waktu untuk menetapkan skala prioritas serta sumber risiko.
  3. Penerapan strategi mitigasi risiko secara berkelanjutan serta sumber daya yang diperlukan untuk pengelolaan tersebut.
  4. Komunikasi dan peran serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
  5. Pencatatan dan penetapan profil risiko untuk dipantau dan ditelaah perkembangan dan perubahannya.

Pelaporan Pelanggaran / Whistleblowing

Perseroan wajib melindungi saksi atau pelapor atas pelanggaran, penyelewengan, atau upaya menghalang-halangi operasional Perseroan yang dilakukan oleh karyawan atau pihak-pihak tertentu.

Perlindungan kerahasiaan identitas pelapor
Perlindungan atas tindakan balasan dari terlapor atau pihak lain yang berkepentingan
Perlindungan dari tekanan maupun tindakan fisik lainnya

Perseroan menjamin bahwa setiap pelaporan pelanggaran akan ditindaklanjuti dengan baik kepada pihak ataupun pejabat terkait yang mempunyai kewenangan untuk melakukan perbaikan.

Pihak yang mengelola pengaduan adalah Audit Internal dengan cara membuat laporan tertulis dan akan ditindaklanjuti dengan melakukan investigasi dan melapor kepada pihak atau pejabat terkait.

Anti Korupsi, Kecurangan dan Perdagangan Orang Dalam

Karyawan dilarang untuk menggunakan data dan informasi yang dianggap rahasia untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau untuk kepentingan diri mereka atau pihak ketiga lainnya, menerima dan/atau menawarkan gratifikasi dalam bentuk apapun.

Mitra Kerja

Kerjasama pengadaan barang dan jasa sesuai kebutuhan Perseroan.


Kode Etik Perusahaan

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk berkomitmen untuk mempraktikkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik seperti transparansi, akuntabilitas, bertanggung jawab, mandiri, adil dan menjunjung kesamaan hak sebagaimana tercantum di dalam Kode Etik Perseroan.

Nilai-nilai ini tercermin di dalam Pedoman Perilaku, yang menjadi panduan bagi Tim Manajemen, Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh karyawan dalam menjalankan tugas sehari-harinya dengan mengimplementasikan standar perilaku dalam interaksi mereka dengan karyawan lain, pemegang saham, pemasok dan pejabat setempat. Pedoman Perilaku menghimbau karyawan untuk:

  • Meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan kepada hukum dan peraturan yang berlaku;
  • Melakukan tugas tingkat profesionalitas tinggi dan berintegritas;
  • Menghindari pemberian ataupun menerima hadiah Perseroan lain dan suap;    
  • Menghindari kegiatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan pekerjaannya; dan
  • Melindungi informasi milik Perseroan, baik selama kerja maupun sesudah tidak bekerja lagi di Perseroan.

banner-investor

Pedoman Perilaku disosialisasikan secara rutin ke seluruh bagian dari Perseroan, dan semua karyawan yang sedang bekerja maupun yang baru akan bekerja harus menandatangani Pedoman Perilaku ini setidaknya setiap dua tahun sekali. Setiap karyawan tahu bahwa jika terjadi pelanggaran Pedoman Perilaku, Perseroan akan mengambil tindakan disipliner termasuk pemutusan hubungan kerja. Selain itu, Pedoman Perilaku juga ditinjau dan diperbarui secara berkala untuk menjamin keselarasannya dengan tujuan pemberlakuan Pedoman Perilaku, yakni untuk:

  • Mengintegrasikan nilai-nilai Perseroan ke dalam praktik bisnis yang etis yang dilakukan karyawan agar sejalan dengan visi dan misi Perseroan.
  • Mendeskripsikan dengan jelas nilai-nilai Perseroan dan perilaku yang harus diikuti oleh seluruh karyawan dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehari-harinya.
  • Memberikan panduan dasar bagi semua tingkatan karyawan dalam Perseroan mengenai interaksi antara Perseroan dan karyawan, pemegang saham, pemasok, Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Klik di sini untuk download Kode Etik

Berita Terkini

Investor Relations